Surga itu bernama Ora Beach

by 22:01:00 11 comments
Tumbuh besar di Maluku dan setiap tahun rutin pulang ke Ambon tidak lantas membuat saya sadar akan keindahan kampung halaman saya. berawal di tahun 2013 saat pertama kali pulang setelah setahun menetap di Jakarta, saya mulai menyadari keindahan alam Maluku. 

Ora Beach from Kakatua Resort
perjalanan pulang menuju kakatua resort
Mulai saat itulah saya tergerak untuk menelusuri pantai-pantai indah nan eksotis di Maluku. informasi Ora Beach sendiri saya dapatkan dari teman satu kantor, yang menanyakan Ora Beach itu di mana. setelah saya telusuri di dunia maya ternyata Ora Beach itu berada di Desa Sawai Saleman yang pada tahun 2008 sering saya lewati. dari informasi itulah saya mulai menyusun rencana untuk ke Ora Beach di tahun 2015.

Indahnya mentari pagi yang menyinari kakatua resort
Hangat mentari sore menyinari Ora Beach
Lebaran 2015 untuk pertama kalinya saya pergi ke Ora Beach, dengan menggunkan motor dan di temani adik kandung saya pergi ke Ora Beach. Setelah menempuh perjalanan menggunakan kapal ferry dan motor dari Desa Tulehu yang memakan waktu 6 jam dan di hadang hujan lebat di tengah-tengah perjalan sampai lah saya di Desa Sawai Saleman, sebuah tempat yang tersembunyi di balik bukit dan gunung Taman Nasional Manusela. ditempat inilah tersembunyi sebuah tempat indah bagaikan surga bernama Ora Beach.

our local guide
Selain landscapenya yang begitu indah, Ora Beach juga mempunyai taman bawah laut yang tidak kalah indahnya. tidak berjarak jauh dari ora beach resort atau kakatua resort kita sudah bisa menyaksikan lukisan indah tuhan di balik jernihnya laut Ora Beach.



warna warni terumbu karang ora beach
dermaga kakatua resort
Kesunyian dan terpencilnya ora beach sungguh memberikan ketengan yang menyejukan jiwa dan membuat kita kembali bersemangat dalam menjalani aktifitias kita.

Mungin saat menciptakan Ora Beach tuhan sedang tersenyum bahagia, sehingga lahirlah tempat yang indah bagaikan surga ini.


Notes :
  • untuk menuju ora beach dari jakarta, kita harus menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 3 jama dari bandara udara international soekarno hatta jakarta menuju bandara udara international patimura ambon. di sarankan mengambil pesawat malam agar sampai di ambon pagi karena dari ambon kita harus menempu 2 kali perjalanan darat dan 1 kali perjalanan laut.
  • untuk ke ora beach kita bisa menggunakan beberapa jalur :
    • Jalur pertama : dari bandara kita bisa menyewa mobil atau menggunakan kendara umum ke pelabuhan hurnala desa tulehu. jika menggunakan angkutan umum dari bandara kita harus menggunakan angkutan dengan tujuan desa paso dengan ongkos Rp. 5.000, dari desa paso mengganti angkutan menuju pelabuhan hurnala desa tulehu dengan ongkos Rp. 5.000. tetapi jika teman-teman tidak ingin repot bisa langsung menyewa mobil ke pelabuhan dengan tarif antara Rp. 150.000 s/d Rp. 250.000. sesampainya di pelabuahn kita harus menggunakan angkutan laut menuju amahai dengan ongkos Rp. 150.000 untuk VIP dan Rp. 95.000 untuk ekonomi dengan waktu tempuh kurang lebih 2 Jam. dari masohi kita bisa harus menyewa mobil ke desa sawai karena angkutan umum ke desa sawai sedikit susah dan tidak rutin. ongkos menyewa mobil ke desa sawai kurang lebih berkisar antara Rp. 400.000 s/d Rp. 800.000 tergantung cara kita menawar.
    • jalur kedua : menyewa mobil dari bandara langsung menuju desa sawai saleman via desa liang menggukan kapal ferry ke kecamatan gemba. adapun tarif menyewa mobil kurang lebih berkisar antara Rp. 2.000.000 s/d Rp. 2.500.000. jalur kedua ini anda menempuh perjalanan 2 jam lebih lama dari jalur pertama.
  • untuk menginap di ora beach anda bisa menginap di ora resort atau kakaban resort. dengan tarif yang cukup terjangkau antara Rp. 500.000 s/d Rp. 1.500.000 per malam.
  • Untuk booking Ora Beach Resort silahkan hubungi Alvin +628111909404 dan untuk kakatua resort silahkan hubungi fakhrul +6281331010758

Unknown

Developer

Lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang tahun 2011, kemudian Memulai karir sebagai marketing di salah satu perusahaan Asuransi di Malang. Tak berselang lama, saya mengundurkan diri dan melanjutkan karir saya di salah satu financial company ternama di Indonesia sebagai seorang management trainee. setelah menyelesaikan program management trainee, karir saya berlanjut menjadi internal Auditor di perusahaan yang sama. Pekerjaan inilah yang menyadarkan saya akan kecintaan saya terhadap alam. Karena kecintaan inilah yang membuat saya mulai melakukan perjalanan ke beberapa tempat indah nan mempesona di Indonesia. menyukai traveling tidak lantas membuat hati saya untuk tergerak dalam membuat "life is an Journey", adalah dua teman saya yang mengingatkan untuk mulai membuat sebuah catatan tentang setiap perjalan saya untuk berbagi kepada sesama penyuka traveling tentang perjalanan yang saya lakukan.

11 comments:

  1. Mantap Om rizal... Suatu saat bisa jadi next destination

    ReplyDelete
  2. thax pak ading dan mas heru

    ReplyDelete
  3. Josgandos kotos2 nganti drodos :D Indonesia Luar biasa,Lanjut pak Rizal

    ReplyDelete
  4. Josgandos kotos2 nganti drodos :D Indonesia Luar biasa,Lanjut pak Rizal

    ReplyDelete
  5. Sipp Pak Rizal, nanti klo ada doku ...saya jalan2 kesana...mantapsss ..OJ Rinaldi Silaban.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan percaya zal.. Oj kl punya doku paling buat main sama bencong. Ga bakalan buat jalan2. Hahahhahahahahha...

      Delete
  6. Keren bro isi blog nya. Simpel n bikin terpikat org mau kesana n dpt informasi lengkap jg.. Lanjutkan bro tempat2 indah lainnya yg jarang org tau..

    ReplyDelete
  7. thax teman-teman atas tanggapanya

    ReplyDelete